GERAH
tubuh mengucur keringat
bikin basah baju dan cawat
"kurang apa lagi", tanyamu
di hadapan nyala api
"seteguk lagi, seteguk lagi"
kubilang, "jadikan tiga sloki"
double black label dan kopi
lalu, bulan kita kencingi
biarlah ia tenggelam
dipeluk li bai hingga karam
di sini pemabuk berebut tai
-- persetan dengan puisi
xiangyang bukan semarang
mari bersulang sayang
16 03 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar