Sabtu, 10 September 2016

BUKAN KATA HATI

BUKAN KATA HATI


kisah para pelopor, di garis terdepan
seperti halnya yang ada pada wuxia,
lalu, di tembang jawa dan film koboi :

tak harus mengaku sebagai pujangga,
untuk menuliskan apa yang selama ini,
kausangka sebagai kata hati.

karena tak ada copy paste dari hati
-- tak ada kata hati, memang tak ada.

sepertinya lebih baik berutang beras,
ketimbang ngotot punya harga diri
-- "ini kehormatan," kata orang-orang.

"bukan, itu cuma pasar ikan" --
entah siapa gerangan sedang bicara.

suaranya yang pelan, boleh dibilang
sebrutal es yang tiba-tiba saja berada
di tiap rongga tulang tubuhku.

menjadi seolah, pengganti sumsum
-- betapapun bening namun beku.


01.09.2016

Kamis, 25 Agustus 2016

TAMASYA KAMIS MALAM

TAMASYA KAMIS MALAM


kamis malam, menjelang pukul nol-nol,
kami pun meninjau kebun di samping rumah---
ada tiga pohon mangga, dua pohon ipik dalam
pot besar, satu dewandaru yang berbunga,
serta tanaman lain yang menunggu berbuah.

lalu beberapa kegiatan muncul---tepatnya,
beberapa angan-angan yang harus dinyatakan;
berkemah sembari daden geni, bernyanyi
sambil berharap purnama hadir setiap malam,
dan tentunya memaki orang-orang sampai pagi.

baiklah, agar tidak membosankan, beberapa
doa dan kutukan kami upayakan pula terlontar
sebagai pencuci mulut sepertiga akhir malam.

perihal beberapa pesakitan menjengkelkan,
para koruptor yang juga tak bisa tidur nyenyak,
orang-orang yang muncul di televisi, serta
mereka yang takut begadang dan wedang kopi.

selain riuh bising, apa lagi yang bisa didengar
---bersikeras untuk tidak masuk angin.


2016 - 2017

Selasa, 23 Agustus 2016

BUKAN PERKARA NAMA

BUKAN PERKARA NAMA


Bisa lebih dari sembilan ratus empat puluh lima gelembung udara yang dibutuhkan muncul, lalu pecah di atas permukaan air mendidih. Sementara mi dan telur mesti direbus untuk membangkitkan selera makan malammu. Dan kau tak perlu tahu berapa kali sebuah nama telah disebut ulang, untuk mengiringi kegiatan memasak kali ini.

Sebagaimana kepolosan kedua yang menyeruak, ketika tujuh helai uban telah diketahui menampakkan diri, dimana dua helai di antaranya nyangkut di gigi, saat secangkir kopi diteguk untuk pertama kali, dari lepek bermotif kembang yang dulu pernah kaubilang, cantik itu.

Di sini, usia bukan semata-mata penanda, atas sekian penemuan sebagai bekal melanjutkan perjalanan.


15.08.2016

NOUMENON

NOUMENON


baiklah, itu memang bergedel
dari kentang yang telah dikupas,
digoreng, dilumat bersama bawang,
merica dan bumbu lainnya,
sebelum lalu digoreng kembali.

nah sekarang, dari berapa kentang
fenomena bergedel diciptakan.
butuh mantra doa ataukah sandal
saat berjalan ke pasar -- belinya
ngutang atau kontan.

-- behind the scene yang prematur.
engkau sedang tidak bergurau bukan
sebab, semesta tak ingin tahu.

mereka tak mau tahu -- meskipun
jiplakan, asal tak ketahuan.


15.08.2016

Sabtu, 20 Agustus 2016

TAMASYA YANG LAIN

TAMASYA YANG LAIN


Ketika perbincangan, mulai ngalor ngidul
tentang satu hal, lalu berpindah ke hal lain
berlangsung dengan cepat, tanpa beban.

Kadang, akan muncul sesuatu yang di luar
kebiasaan banyak orang -- bisa jadi adalah
ide serta gagasan yang unik dan menarik,
untuk tak menyebutnya aneh atau sinting.

Antara lain; ingin bercinta dengan penyanyi
dari luar negeri tanpa tahu apa sebabnya,
berusaha membuat sebanyak mungkin
koruptor menderita penyakit hernia, atau
tiba-tiba kepengin bikin komunitas pecinta
kerupuk mlempem.

Jangan terburu bertanya, soal kebenaran
atau tentang kejujuran. Sedari awal yang
berlaku adalah prasangka dan tentu saja,
sedikit kebohongan yang memang renyah
-- selalu dengan ijin dan perkenan tuhan.

Jadi, seperti pernah kutuliskan. Ini sekadar
upaya bertamasya dengan biaya murah.


19.08.2016

TAMASYA

TAMASYA


adalah tamasya, ketika berjeda
dengan rutinitas. berupaya segar
dan nyaman. meskipun dibalut
dengan rindu lalu dilumuri garam
dan debu, apa mau dikata, tetap
saja tamasya, memang tamasya.


18.08.2016




Senin, 08 Agustus 2016

BUNYI JATUH

BUNYI JATUH

jika kau pernah mendengar suara dari mulut :
semacam tiupan udara sedang dimampatkan
pada lubang sempit  yang dibentuk oleh dua
bibir  yang sebelumnya tersumbat oleh ujung
lidah, maka bisa dikatakan engkau juga tahu
bagaimana suara rambut yang jatuh ke lantai
bahkan jika ternyata itu cuma sehelai jembut


08.08.2016

USAI

USAI

usai nonton film tentang kerja pandai besi
perihal kegunaan barang hasil karya mereka
-- pembunuhan dan upaya penyelamatan

sambil terus mengamati huruf, lalu angka
yang sering menjadi sebab cemas dan derita
atau semacam keraguan yang telah kronis

tidak ada saran untuk melakukan bunuh diri
hanya saja, yang bisa mati tak cuma tubuh
yang lain, yang bukan benda pun butuh

memang, kegemaran telah melupakan harga
-- tak ada jual beli mengenai yang satu ini
mirip keyakinan, setelah itu habis perkara


06.08.2016

ANGGAP SAJA TAK PEDULI

ANGGAP SAJA TAK PEDULI

pisang gorengnya terlalu asin
katanya, mesti ditambah gula
entah agar terasa seperti apa

namun, kopinya cukup kental
tidak butuh didinginkan, meski
yang panas tak selalu kepala

seperti jamu rebusan pertama
betapa pahitnya terasa sunyi
sama sekali, tak ingin diwakili

kau tak harus mengamininya
tapi boleh saja mengimaninya
lupakan bodoh dan buta huruf

05.08.2016

Senin, 18 Juli 2016

GERAH

GERAH

tubuh mengucur keringat
bikin basah baju dan cawat

"kurang apa lagi", tanyamu
di hadapan nyala api

"seteguk lagi, seteguk lagi"
kubilang, "jadikan tiga sloki"

double black label dan kopi
lalu, bulan kita kencingi

biarlah ia tenggelam
dipeluk li bai hingga karam

di sini pemabuk berebut tai
-- persetan dengan puisi

xiangyang bukan semarang
mari bersulang sayang

16 03 2016

Minggu, 03 Juli 2016

BELUM SAMPAI

BELUM SAMPAI

aku belum juga sampai, kepada
nasionalisme dan sosialisme yang agung itu
-- ingin menjadi bebal pun butuh biaya, upaya
dan bukti nyata

sekian perbincangan gagal
dusta, kebohongan masih begitu menggairahkan
: prasangka yang tak pernah berhasil diredam
-- iseng katanya

aku masih berutang dan terus berutang, setidaknya
kepada yang terhormat bumi, laut dan udara
-- bayang-bayang makin panjang
jatuh temponya


03.07.2014

Jumat, 24 Juni 2016

TERUS BERJALAN

TERUS BERJALAN

"Aku ingin bercinta", kata perempuan itu, "Hingga aku tertidur teruslah bicara". Lepas tengah malam, dari kejauhan, keduanya hanya bisa memandang bayang-bayang mereka yang sedang berciuman. Tak ubahnya sepasang cahaya di akhir malam, erat berpelukan.

Tanpa suara, lelaki itu terus berjalan, bicara sendirian. Memenuhi keinginan kekasihnya. Melanjutkan persetubuhan. Hingga batas umur. Lalu tersungkur.

25.06.2012

Jumat, 17 Juni 2016

MEMBUAL

MEMBUAL

tiba-tiba kami sudah terlibat perbincangan
dialog panjang yang mengasyikkan
menjelang pagi semakin khusyuk bahkan
tak peduli lagi pada kebohongan

tapi, aneh rasanya jika kata-kata kami
bukan prasangka

25.02.2013

Rabu, 15 Juni 2016

UNTUK BIJI POHON JATI

UNTUK BIJI POHON JATI

duhai di mana engkau
jahanam rahim yang pupur
pucat lekang tanah kapur
putih subur bukit yang keras

melambailah kepadaku


23.11.2011

TAHU DIRI

TAHU DIRI


lama tak melihat ikan-ikan menyelam
aku tak punya aquarium, tak punya kolam
punyakah engkau, sungai atau laut
atau justru asinnya maut

ikan-ikan hidupnya di air
meski dalam kelapa memang terdapat air
bukan berarti mereka ada di dalamnya

keras kepala yang kau punya, beda
bisa jadi seperti katak dalam tempurung
tapi jangan berkata, ada ikan dalam kelapa
kau bukan syeh jangkung

dan kegilaanmu masih belumlah cukup
gelap terangmu belum genap setangkup
sukar mendadak keramat

lagi pula, tak cuma butuh akal sehat
kondisi tubuh mesti dibenahi, selain juga
kadar unsur di tiap kutub, haruslah tepat
manis asam asin pahitnya

sebagaimana wedang kopi bertabur garam
tentu saja tanpa daging dan bakso ikan
juga tanpa amis kemaluan


13.06.2016