SUWUNG
bangkai hidup nafasnya kering.
terlalu sering mengulang perjalanan
dengan rute yang sama.
sekian hal di dalam mangkok kristal,
menjelma beberapa tuhan baru --
bingkai-bingkai yang tak pernah gagal.
di sini kesunyian sintetis dilahirkan,
di abad mutakhir --jaman, peradaban,
mesin waktu yang tak kenal lelah--
menolak bosan.
tepi dunia. kutub utara. laut selatan.
palung. puncak gunung. lubang hitam.
gravitasi. elektro magnetik --bising.
perang tanpa pertaruhan kalah menang.
senggama pada lingkaran tipu daya.
tentang nasib--sungsang.
di kejauhan, sirine meraung-raung.
iseng katanya.
11.02.2017
Selasa, 21 Februari 2017
Minggu, 12 Februari 2017
SEDIKIT TENTANG PREDIKAT
SEDIKIT TENTANG PREDIKAT
kadang cuma segaris lurus --
penilaian seseorang kepada orang lain
yang melakukan sesuatu
karena memang harus dilakukan
menyatu pada maha kehendak --
di sini, sebutan sudah tidak penting lagi
istilah, gelar terlampaui, seolah tak peduli
sekarang sore, petang atau pagi.
bahkan seorang perintis meyakini
menjadi gila pun sudah tidak memadahi
sebab yang dianggap kebenaran,
kemudian jauh lebih sulit untuk diucapkan
-- ia telah mengalami
memang tidak untuk dipamerkan.
ketika menjadi nyata --siapa harus bicara
tentu semua yang hadir kepada indra
sejenis hukum alam. vonis tanpa tuntutan --
meski bukan keajaiban, tapi lebih layak diyakini
sebagai keadilan.
12.02.2017
kadang cuma segaris lurus --
penilaian seseorang kepada orang lain
yang melakukan sesuatu
karena memang harus dilakukan
menyatu pada maha kehendak --
di sini, sebutan sudah tidak penting lagi
istilah, gelar terlampaui, seolah tak peduli
sekarang sore, petang atau pagi.
bahkan seorang perintis meyakini
menjadi gila pun sudah tidak memadahi
sebab yang dianggap kebenaran,
kemudian jauh lebih sulit untuk diucapkan
-- ia telah mengalami
memang tidak untuk dipamerkan.
ketika menjadi nyata --siapa harus bicara
tentu semua yang hadir kepada indra
sejenis hukum alam. vonis tanpa tuntutan --
meski bukan keajaiban, tapi lebih layak diyakini
sebagai keadilan.
12.02.2017
Label:
sajak
Sabtu, 11 Februari 2017
SEDIKIT TENTANG NYALA
SEDIKIT TENTANG NYALA
ketika yang menyala bukan api
lalu apa lagi selain hati
kepala memang sudah kering
tapi bukankah terlalu keras
yang pasti lebih kaku dari pada
sebatang kayu
agar sedikit lebih lunak
kepala tak harus dipukul batu
perihal menyala
tidak harus dengan membakar
kadang mesti memilih satu
agar terhindar dari ketamakan
berdasarkan prioritas --
memilih cahaya ataukah panas
31.01.2017
ketika yang menyala bukan api
lalu apa lagi selain hati
kepala memang sudah kering
tapi bukankah terlalu keras
yang pasti lebih kaku dari pada
sebatang kayu
agar sedikit lebih lunak
kepala tak harus dipukul batu
perihal menyala
tidak harus dengan membakar
kadang mesti memilih satu
agar terhindar dari ketamakan
berdasarkan prioritas --
memilih cahaya ataukah panas
31.01.2017
Label:
sajak
Jumat, 10 Februari 2017
RUMAH BAGI RUMAH
RUMAH BAGI RUMAH
sekian bangunan sedang kosong
entah ke mana semua penghuninya
lalu kepada mereka, ia berkata,
"kalian boleh pergi lalu pulang, lalu
boleh pergi lagi, lalu boleh pulang lagi"
pun mengucap kepada diri sendiri,
"hingga saatnya benar-benar kembali
biarlah aku yang akan tetap di sini"
menjadi hamparan padang rumput
tempat yang lapang bagi banyak rumah
yang bukan sekadar tempat singgah
adalah memberi sekaligus menerima
bukan lagi mimpi atau pun cita-cita
2013 - 2017
sekian bangunan sedang kosong
entah ke mana semua penghuninya
lalu kepada mereka, ia berkata,
"kalian boleh pergi lalu pulang, lalu
boleh pergi lagi, lalu boleh pulang lagi"
pun mengucap kepada diri sendiri,
"hingga saatnya benar-benar kembali
biarlah aku yang akan tetap di sini"
menjadi hamparan padang rumput
tempat yang lapang bagi banyak rumah
yang bukan sekadar tempat singgah
adalah memberi sekaligus menerima
bukan lagi mimpi atau pun cita-cita
2013 - 2017
Label:
sajak
Jumat, 27 Januari 2017
SHUT DOWN
SHUT DOWN
telah kumatikan, dan
lebih kurang lima menit kemudian,
diam ia, tanpa cahaya,
layar monitor itu, tetap saja hitam.
dan aku, terus memandangnya
kebenaran dan kebaikan,
terkadang memang membosankan,
tetapi itu lebih baik.
bersitegang melawan rasa kantuk,
aku tidak ingin membangunkanmu.
ini malam, bukanlah milik kita,
seperti halnya siang-siang yang lain,
seluruh waktu --beku itu.
2015 - 02017
telah kumatikan, dan
lebih kurang lima menit kemudian,
diam ia, tanpa cahaya,
layar monitor itu, tetap saja hitam.
dan aku, terus memandangnya
kebenaran dan kebaikan,
terkadang memang membosankan,
tetapi itu lebih baik.
bersitegang melawan rasa kantuk,
aku tidak ingin membangunkanmu.
ini malam, bukanlah milik kita,
seperti halnya siang-siang yang lain,
seluruh waktu --beku itu.
2015 - 02017
Label:
sajak
Selasa, 24 Januari 2017
SEJENIS KREDITUR
SEJENIS KREDITUR
bayangkan!
kerinduan masih mampu melukainya.
sudah jelas, mereka bukan dewa.
anak istrinya pasti tolol, menganggapnya siwa.
di televisi,
awalnya sebagian penonton menangis,
tapi kemudian, satu demi satu mulai tertawa.
---mereka berhasil menculik tuhan.
sejak saat itu,
soal pura-pura waras adalah perkara waktu.
siapa cepat, siapa dapat.
setahun sekali saling memaafkan,
menjagal hewan, membagikan, lalu bilang,
"sabar, akan kami ulang lagi, tahun depan"
bayangkan!
dari binatang oleh binatang untuk binatang.
hei, bersabarlah para binatang!
ini pengorbanan.
otak siapa yang sudah bersih?
percayalah, penguasa dunia bukanlah uang.
masih yakin dengan para pencuci itu?
uang kotor tak bisa dipinjamkan.
bayangkan!
orang-orang malas yang senang perhitungan.
berulang-ulang menulis sejarah alam semesta;
perihal nabi, raja pertama, prasasti dan prasasti.
---pengkhianatan lalu dusta.
ahai, saatnya musim lintah di internet.
jatuh tempo pembayaran.
2017 - 2018
bayangkan!
kerinduan masih mampu melukainya.
sudah jelas, mereka bukan dewa.
anak istrinya pasti tolol, menganggapnya siwa.
di televisi,
awalnya sebagian penonton menangis,
tapi kemudian, satu demi satu mulai tertawa.
---mereka berhasil menculik tuhan.
sejak saat itu,
soal pura-pura waras adalah perkara waktu.
siapa cepat, siapa dapat.
setahun sekali saling memaafkan,
menjagal hewan, membagikan, lalu bilang,
"sabar, akan kami ulang lagi, tahun depan"
bayangkan!
dari binatang oleh binatang untuk binatang.
hei, bersabarlah para binatang!
ini pengorbanan.
otak siapa yang sudah bersih?
percayalah, penguasa dunia bukanlah uang.
masih yakin dengan para pencuci itu?
uang kotor tak bisa dipinjamkan.
bayangkan!
orang-orang malas yang senang perhitungan.
berulang-ulang menulis sejarah alam semesta;
perihal nabi, raja pertama, prasasti dan prasasti.
---pengkhianatan lalu dusta.
ahai, saatnya musim lintah di internet.
jatuh tempo pembayaran.
2017 - 2018
Label:
sajak
Senin, 16 Januari 2017
AKU TIDAK BUTUH
AKU TIDAK BUTUH
empat ratus tujuh belas film yang mesti ditonton
sebelum mati, sebagaimana pula tidak butuh
tiga puluh dua kiat memasak nasi.
dari tempat kerja ke dapur sejauh lima meter
adalah jarak kemungkinan yang cukup menggoda
seperti mata ke kantuk, perut ke lapar
menjadi semakin skeptis terhadap banyak hal,
kemudian mempertaruhkannya pada dua perkara,
rasa penasaran dan kemalasan.
para pelopor banyak yang telah gugur,
pada kenyataannya selain kepada diri sendiri,
mau percaya kepada siapa lagi.
sementara yang belum ketemu kian menumpuk
daftarnya panjang, mulai dari makhluk hidup,
jenis-jenis makanan hingga buku puisi
dan aku masih saja berada di hadapan komputer
memandang sebuah situs porno yang disukai
oleh orang-orang di bawah umur.
13.01.2017
empat ratus tujuh belas film yang mesti ditonton
sebelum mati, sebagaimana pula tidak butuh
tiga puluh dua kiat memasak nasi.
dari tempat kerja ke dapur sejauh lima meter
adalah jarak kemungkinan yang cukup menggoda
seperti mata ke kantuk, perut ke lapar
menjadi semakin skeptis terhadap banyak hal,
kemudian mempertaruhkannya pada dua perkara,
rasa penasaran dan kemalasan.
para pelopor banyak yang telah gugur,
pada kenyataannya selain kepada diri sendiri,
mau percaya kepada siapa lagi.
sementara yang belum ketemu kian menumpuk
daftarnya panjang, mulai dari makhluk hidup,
jenis-jenis makanan hingga buku puisi
dan aku masih saja berada di hadapan komputer
memandang sebuah situs porno yang disukai
oleh orang-orang di bawah umur.
13.01.2017
Label:
sajak
Rabu, 11 Januari 2017
SEMACAM DERITA
SEMACAM DERITA
rasa pahit yang masih membutuhkan garam,
tentu beda dengan secangkir kopi.
kau pasti tahu, selain sekian macam makanan,
beberapa minuman juga butuh rasa masin,
termasuk jamu.
pahit masin tak cuma tentang obat
namun juga perkara menjaga dan merawat
--tidak harus terikat
selamat akan mukim setelah kemerdekaan lewat
--dari petuah lama menuju pepatah baru--
selalu ada upaya lain
di depan cermin begitulah wajah, dan
kau bisa mulai menghitung pepatahmu sendiri
10.01.2017
rasa pahit yang masih membutuhkan garam,
tentu beda dengan secangkir kopi.
kau pasti tahu, selain sekian macam makanan,
beberapa minuman juga butuh rasa masin,
termasuk jamu.
pahit masin tak cuma tentang obat
namun juga perkara menjaga dan merawat
--tidak harus terikat
selamat akan mukim setelah kemerdekaan lewat
--dari petuah lama menuju pepatah baru--
selalu ada upaya lain
di depan cermin begitulah wajah, dan
kau bisa mulai menghitung pepatahmu sendiri
10.01.2017
Label:
sajak
Jumat, 30 Desember 2016
ANDAI JAWABANMU SEMBILAN
ANDAI JAWABANMU SEMBILAN
setiap kali aku berkata, aku di sini
kau selalu bertanya, oh dimana itu
padahal masih berada di negeri ini
kau tak pernah tahu keberadaanku
tapi berlagak paham nasionalisme
dan berbagai cara menghitungnya
bahkan belum pernah dengan benar
menjawab sekian pertanyaan sama
yang diajukan pada saat yang beda
seingatku, cuma sekali dari ketujuh
jawaban, yang memiliki selisih satu
itu pun karena kurang, bukan lebih
apa engkau masih ingat jawabanmu
atas pertanyaan, dua kali empat itu
yang sialnya membuatku ingat kamu
dan ini, semata-mata bukan perkara
lebih kurang, tapi perihal ketepatan
16.12.2016
setiap kali aku berkata, aku di sini
kau selalu bertanya, oh dimana itu
padahal masih berada di negeri ini
kau tak pernah tahu keberadaanku
tapi berlagak paham nasionalisme
dan berbagai cara menghitungnya
bahkan belum pernah dengan benar
menjawab sekian pertanyaan sama
yang diajukan pada saat yang beda
seingatku, cuma sekali dari ketujuh
jawaban, yang memiliki selisih satu
itu pun karena kurang, bukan lebih
apa engkau masih ingat jawabanmu
atas pertanyaan, dua kali empat itu
yang sialnya membuatku ingat kamu
dan ini, semata-mata bukan perkara
lebih kurang, tapi perihal ketepatan
16.12.2016
Label:
sajak
Jumat, 16 Desember 2016
HUJAN RINTIK-RINTIK
HUJAN RINTIK-RINTIK
penjualnya sedang menggoreng
tempe mendoannya belum jadi
hujannya rintik-rintik
pisang gorengnya tinggal dua
tahunya kehabisan petis
hujannya rintik-rintik
pembelinya terpaksa menunggu
uangnya pas-pasan
hujannya tetap rintik-rintik
pesannya dikirim dua kali
anak istrinya sudah tak sabar
hujannya masih tetap rintik-rintik
oleh karena sinyalnya lemot
temannya malas membuat status
hujannya rintik-rintik
12.12.2016
penjualnya sedang menggoreng
tempe mendoannya belum jadi
hujannya rintik-rintik
pisang gorengnya tinggal dua
tahunya kehabisan petis
hujannya rintik-rintik
pembelinya terpaksa menunggu
uangnya pas-pasan
hujannya tetap rintik-rintik
pesannya dikirim dua kali
anak istrinya sudah tak sabar
hujannya masih tetap rintik-rintik
oleh karena sinyalnya lemot
temannya malas membuat status
hujannya rintik-rintik
12.12.2016
Label:
sajak
KRAN BOCOR
KRAN BOCOR
bukan perkara kelamin
tapi perihal kemaluan
kata sudah seperti lendir
kental mengalir
orgasme yang basah itu
lalu nasionalisme
mimpi-mimpi muncrat
tiap kali ngomong kosong
05.03.2016
bukan perkara kelamin
tapi perihal kemaluan
kata sudah seperti lendir
kental mengalir
orgasme yang basah itu
lalu nasionalisme
mimpi-mimpi muncrat
tiap kali ngomong kosong
05.03.2016
Label:
sajak
PADAHAL KARENA DINGIN
PADAHAL KARENA DINGIN
mungkin matahari sudah terbit
tapi awan masih memenuhi langit
enggan menyudahi malam yang basah
pagi dan wajah tak mau memerah
terlalu pucat untuk menjadi terserah
bermalasan seolah tanpa alasan
04.03.2016
Label:
sajak
Kamis, 08 Desember 2016
SIAPA YANG BAYAR
SIAPA YANG BAYAR
kalian telah bekerja tanpa ada yang memerintah
dengan kata lain atas dasar kemauan sendiri.
jadi jangan marah, jika tak satu pun dari mereka,
termasuk tuhan, berkenan dan mau memberi.
coba kalian pikir, siapa yang akan memberi upah
jika bukan diri kalian sendiri.
07.12.2016
kalian telah bekerja tanpa ada yang memerintah
dengan kata lain atas dasar kemauan sendiri.
jadi jangan marah, jika tak satu pun dari mereka,
termasuk tuhan, berkenan dan mau memberi.
coba kalian pikir, siapa yang akan memberi upah
jika bukan diri kalian sendiri.
07.12.2016
Label:
sajak
TAK HARUS BERBINCANG
TAK HARUS BERBINCANG
"Kata-kata yang sudah benar tidak butuh diucapkan", begitu ujar lelaki tua itu pada suatu malam saat pertama kali kami berjumpa. Mulutku pun terdiam cukup lama. Namun tanganku tetap bergerak mengambil pemantik api ketika tangan lelaki itu menyelipkan sebatang rokok di mulutnya, sebelum lalu menyalakannya.
Kulakukan pula hal yang serupa pada sebatang yang di mulutku. Dan tangan kananku masih terhitung berfungsi dan bekerja dengan cukup baik, meski setelahnya hampir saja pemantik api itu terlepas dari genggaman.
Setelah nyaris bersamaan menghembuskan asap rokok dan saling tatap beberapa saat, kami pun sama-sama nyruput wedang kopi. Sedetik dua kemudian, entah kenapa tiba-tiba perasaan lega hadir begitu saja, lalu tiba-tiba pula aku merasa kami telah menyepakati banyak hal.
03.12.2016
Label:
prosa
SEMBILAN TAHUN LALU
SEMBILAN TAHUN LALU
Adalah sesuatu yang biasa, lumrah dan masih bisa dimaklumi, jika terjadi pada rambut panjangku yang keriting ini. Lain halnya ketika itu menimpa rambutnya yang lurus, yang juga panjang itu, yang tiba-tiba mempunyai tingkat kekusutan yang jauh lebih akut dibanding rambutku. Pertanyaannya tentu bisa menjadi seperti ini. Kebiasaan buruk dari jenis apakah yang sering ia lakukan selama ini, setelah usai mandi yang terakhir kali ?
08.12.2016
Label:
prosa
Langganan:
Postingan (Atom)